Agen Bola IBCBET-Pearson Berperan Dalam Pencapaian Leicester Saat Ini

Nigel Pearson
Warning: Missing argument 2 for wpdb::prepare(), called in /home/agenbet/public_html/wp-content/plugins/better-related/inc/scorer.php on line 329 and defined in /home/agenbet/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 1209

Warning: Missing argument 2 for wpdb::prepare(), called in /home/agenbet/public_html/wp-content/plugins/better-related/inc/scorer.php on line 474 and defined in /home/agenbet/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 1209

Warning: Missing argument 2 for wpdb::prepare(), called in /home/agenbet/public_html/wp-content/plugins/better-related/inc/scorer.php on line 474 and defined in /home/agenbet/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 1209

Warning: Missing argument 2 for wpdb::prepare(), called in /home/agenbet/public_html/wp-content/plugins/better-related/inc/scorer.php on line 474 and defined in /home/agenbet/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 1209

Warning: Missing argument 2 for wpdb::prepare(), called in /home/agenbet/public_html/wp-content/plugins/better-related/inc/scorer.php on line 474 and defined in /home/agenbet/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 1209

Warning: Missing argument 2 for wpdb::prepare(), called in /home/agenbet/public_html/wp-content/plugins/better-related/inc/scorer.php on line 474 and defined in /home/agenbet/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 1209

Agen Bola IBCBET – Claudio Ranieri memperoleh apresiasi yang tinggi dengan pencapaian dari Leicester City pada musim ini. Tapi, orang yang juga layak untuk mendapatkan kredit lebih adalah merupakan mantan manajer The Foxes, yakni Nigel Pearson.

Ranieri hanya baru datang pada musim panas yang lalu dan langsung menjadikan banyak orang terkejut dengan melihat laju yang apik dari Leicester sampai saat ini. Tidak ada yang mengira bila Leicester dapat berada pada puncak klasemen seperti saat ini.

Mereka saat ini berada pada puncak klasemen Premier League dengan raihan 53 poin, unggul dengan lima poin atas Tottenham Hotspur dan Arsenal dan enam poin atas Manchester City pada posisi yang keempat.

Selain dari racikan sang manajer, Ranieri, Leicester dapat menggeliat sebab dua peran dari dua orang pemain bintangnya yaitu Jamie Vardy dan juga Riyad Mahrez. Total ada sebanyak 32 gol dan juga 13 assist di antara kedua pemain tersebut. Hal yang wajar bila ketiga orang tersebut mendapatkan pujian  yang paling tinggi dari pendukung serta juga para penikmati sepakbola di dunia.

Akan tetapi, ada satu sosok seseorang yang juga mestinya mendapatkan pujian atas penampilan dari Leicester pada musim ini. Dia adalah merupakan Pearson, mantan manajer yang didepak di sesi pramusim yang lalu setelah kasus video seks di Thailand yang turut melibatkan anaknya, yakni James Pearson, yang pada saat itu masih merupakan pemain dari Leicester.

Pearson-lah yang juga membawa Leicester pada promosi ke ajang Premier League usai selama bertahun-tahun lamanya absen, dan juga sukses mempertahankan diri pada musim lalu usai berada pada dasar klasemen semenjak awal musim.

‘’Nigel amat baik padaku,’’ kata Mahrez.

‘’Dia tahu kalau aku tak begitu lancar dalam berbahasa Inggris disaat pertama kali datang ke sini, jadi dia berbicara dengan pelan-pelan padaku dan juga dia mencoba untuk mengajariku hal-hal yang baik di sini,’’ tambahnya.

‘’Awalnya terasa begitu sulit namun semuanya saat ini baik-baik saja. Apakah dia layak mendapatkan kredit dengan pencapaian kami pada saat ini? Ya, tentu saja.’’ Ungkap Mahrez.


Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.