Home // Blog // Bos Zahasmi Memilih Pengorbanan Terhadap TRW

Pelatih  Warriors Merah (TRW) Zahasmi Ismail menekankan bahwa hasil untuk beristirahat dari kemudi skuad dilakukan semata-mata demi keuntungan tim. Padahal, dia mengatakan keputusan itu dibuat tanpa dipengaruhi pihak manapun.

“Tidak perlu pesta apa pun, inilah hasil saya sendiri, saya ingin menenangkan pikiran dari kekacauan yang sedang terjadi saat ini. Tekanannya normal. dimana ada tekanan, hanya saya yang bisa merasakannya, hanya saya yang tahu,” katanya saat dihubungi mStar Online.

Pada hari Kamis, presiden Asosiasi Sepak Bola Kelantan (Kafa) Bibi Ramjani Ilias Khan mengatakan Zarifa akan pergi selama sepekan untuk melatih skuad TRW mulai hari Minggu. Namun, Pelatih  berusia 50 tahun itu tidak mengesampingkan kemungkinan bahwa ia akan beristirahat sampai akhir musim.

“Saya tidak tahu, saya masih dalam mood untuk mengambil keputusan, tapi saya masih memiliki kontrak sampai November, mungkin libur seminggu, mungkin berikutnya atau hanya sehari libur,” kata Zahasmi.

Tentunya Zahasmi, diharapkan bisa dimanfaatkan oleh manajemen Kafa untuk memecahkan beberapa masalah yang menimpa tim.

” InsyAllah dalam cara saya melakukan ini bermanfaat untuk beberapa masalah yang harus dipecahkan. Bagi saya, saya adalah pejuang tim Kelantan meski belum mendapatkan piala tapi pentingnya bekerja sama dalam satu tim sangat penting,” katanya.

Dia menjelaskan bahwa jika Kelantan ingin menjadi pemimpin tim dan harus ditekankan.

“Sepakbola melibatkan tim besar Sukses hanya akan mencakup semua pihak termasuk pelatih, pelatih asisten, pemain dan manajemen Kafa yang bersatu. Sukses tidak datang dari pelatih, itu dari manajemen ke bawah. Tidak ada cemburu agar tim bisa sukses,” katanya.

Ketika ditanya apa yang telah dia hancurkan untuk TRW, Zahasmi mengatakan bahwa kasih sayang untuk tim tidak pernah berubah.

“Kelantan adalah negara saya. dimana saya sedang mencari makan, saya duduk di Kelantan untuk bermain sepak bola dengan tim negara sejak usia 18 tahun. Setengah saya berusia 50 tahun duduk di lapangan. Jika saya ingin membuat kontrak saya tidak harus pensiun, saya bermain sepak bola dari usia 18 sampai sekarang, ini adalah penyebab mata pencaharian saya, tim ini mengangkat nama saya dan tim ini lah yang memberi saya uang.

0 Comments ON " Bos Zahasmi Memilih Pengorbanan Terhadap TRW "

Comments are closed.

Made by AGENBET