Home // Blog // Edy Rahmayadi Siap Mundur Andai Dirinya Terbuka Memang Bersalah

Ketua Umum federasi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia atau PSSI, yakni Edy Rahmayadi mendapatkan petisi yang berisikan permintaan kepadanya untuk segera mengundurkan diri dari posisinya setelah resmi terpilih sebagai Gubernur Sumatera Utara periode 2018-2023. Namun Edy mengaku bahwa dirinya baru akan bersediap untuk mundur jika dirinya terbukti memang bersalah.

Didalam sebuah situs yang beredar, ada sebuah petisi yang ditujukan kepada Edy dan petisi tersebut dibuat oleh seorang pria bernama Emerson Yuntho yang mewakili sebanyak 32 rekannya yang meminta Edy untuk mundur dari jabatannya tersebut. Kabarnya sudah ada sebanyak 73 ribu orang yang menandatangani petisi tersebut disaat hari Kamis tanggal 27 September 2018 kemarin.

Emerson mengunggah petisi tersebut disaat Edy memenangkan pemilihan Gubernur Sumater Utara. Dia menyebut kalau desakan untuk mundur dari posisi kedua umum PSSI tersebut agar Edy dapat lebih fokus untuk memimpin Sumut yang regulasinya melarang kepala Daerah rangkap jabatan sebagai sang pengurus PSSI serta merangkap jabatan yang sangat rawan terjadi ‘conflick of interest’.

Didalam sebuah acara televisi nasional di hari Rabu tanggal 26 September 2018 yang lalu, petisi tersebut lantas disodorkan. Tadi malam petisi tersebut langsung mendapatkan 60 ribu tanda tangan.

“Jangkan sebanyak 60 ribu, satu orang saja jika itu memang benar adanya dikarenakan saya gubernur dan lalu itu terjadi pembunuhan, saya pasti akan meninggalkan posisi Ketua Umum PSSI ini. Itu berarti dikarenakan saya memang tidak becus,” kata Edy yang juga hadir didalam salah satu acara di televisi nasional tersebut.

“Yang paling saya takutkan adalah ada dari 60 ribu orang ini yang mungkin mau mendapatkan jabatan sebagai Ketua Umum PSSI ini dikarenakan sekarang ini semuanya sedang dalam dunia politik,” lanjut Edy.

“PSSI juga harus bisa saya lindungi dikarenakan ini adalah amanah rakyat hingga tahun 2020 yang akan datang,” tegas Edy.

Edy sendiri terpilih sebagai ketua umum PSSI didalam kongres yang dilangsungkan di Jakarta pada tanggal 10 November 2016 yang lalu. Didalam votingan tersebut dia mampu mengalahkan lawannya, Moeldoko dan juga Eddy Rumpoko. Kongres tersebut sendiri diikuti sebanyak 107 voters yang terdiri sebanyak 34 asosiasi provinsi, 70 klub dari semua divisi dan juga ditambah 3 asosiasi lain seperti pemain, futsal hingga pelatih.

Rangka jebatan Edy kembali lagi dipersoalkan setelah terjadinya tragedi tewasnya seorang suporter klub Persija Jakarta yang bernama Haringga Sirila saat menyaksikan pertandingan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api atau GBLA di hari Minggu tanggal 23 September 2018. Edy dinilai kesulitan untuk fokus andai menjalankan dua tanggung jawab tersebut secara bersamaan.Belum lagi mengenai prestasi sepakbola yang ada di Indonesia.

Selain merupakan sang gubernur terpilih, Edy yang merupakan sang pemilik 51 persen saham dari PT Kinantan Medan disebut-sebut juga menaungi klub PSMS Medan.

Edy Rahmayadi sendiri merupakan seorang purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Darat. Edy sendiri juga baru terjun kedalam dua politik tidak lama ini. Berawal dari menjadi Ketua Umum PSSI untuk menggantikan La Nyalla Mattalitti, Edy maju sebagai calon Gubernur Sumatera Utara yang di calonkan oleh sejumlah partai di Indonesia seperti Golar, Gerindra, Hanura, Pan, PKS dan Nasdem. Dalam pemilihan tersebut dia menang dari Djarot Saiful Hidayat yang didukung oleh PDIP dan juga PPP dengan 57,58 persen suara.

0 Comments ON " Edy Rahmayadi Siap Mundur Andai Dirinya Terbuka M... "

Comments are closed.

Made by AGENBET