Jose Pekerman Katakan Kolombia Layak Menang

Jose Pekerman
Warning: Missing argument 2 for wpdb::prepare(), called in /home/agenbet/public_html/wp-content/plugins/better-related/inc/scorer.php on line 329 and defined in /home/agenbet/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 1209

Warning: Missing argument 2 for wpdb::prepare(), called in /home/agenbet/public_html/wp-content/plugins/better-related/inc/scorer.php on line 474 and defined in /home/agenbet/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 1209

Warning: Missing argument 2 for wpdb::prepare(), called in /home/agenbet/public_html/wp-content/plugins/better-related/inc/scorer.php on line 474 and defined in /home/agenbet/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 1209

Warning: Missing argument 2 for wpdb::prepare(), called in /home/agenbet/public_html/wp-content/plugins/better-related/inc/scorer.php on line 474 and defined in /home/agenbet/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 1209

Jose Pekerman

Jose Pekerman Katakan Kolombia Layak Menang

Tim Brasil banyak memberikan kecaman untuk wasit setelah ditaklukkan oleh Kolombia dengan skor 0-1. Manager Kolombia yang bernama Jose Pekerman membantah komplain dari Brasil dan menekankan bahwa klubnya pantas untuk memenangkan pertandingan tersebut. Menjalani pertandingan di Grup C Copa America 2015, Brasil dikalahkan oleh sebuah gol yang dicetak oleh salah satu pemain Kolombia, Jeison Murillo di paruh pertama. Ini merupakan kemenangan yang ke-3 kalinya untuk Kolombia saat berhadapan dengan Brasil, maupun kemenangan pertama semenjak tahun 1991.

Kemenangan tersebut diikuti oleh kejadian yang tidak diharapkan sesudah wasit yang bernama Enrique Osses membunyikan peluit yang artinya pertandingan berakhir. Namun hingga akhirnya, kapten klub Brasil, Neymar dan juga striker Kolombia yang bernama Carlos Bacca mesti dikenakan hukuman berupa kartu merah. Neymar selanjutnya mengkomplain bahwa dia tidak mendapatkan perlakuan yang adil saat itu. Walaupun pemain tengah Brasil yang bernama Willian memberikan pembelaan untuk teman satu klubnya itu. Sedangkan Dunga mengatakan Osses tidak terlalu pandai dalam memimpin pertandingan.

“Biasanya, saya tidak bakal membiarkan wasit bertindak seenaknya. Namun kami mesti takluk dan kami tidak sempat berbincang tentang wasit dalam laga tersebut. Dan saya juga menilai sebuah laga ketika Kolombia takluk terhadap Brasil saat menjalani ajang kompetisi Piala Dunia tahun sebelumnya, pada saat ada juga kontroversi besar tentang beberapa kesalahan, yang barangkali tidak menguntungkan untuk Kolomboa.”tutur Pekerman.

“Saya tidak terlalu sering berbincang tentang wasit. Saya menilai bahwa hasilnya ada pada hasil akhir pertandingan dan saya dapat menyaksikan Kolombia tampil dengan cukup memuaskan di paruh pertama dan di paruh kedua kami tampil lebih setara. Brasil tentunya tampil lumayan bagus ketimbang kami di paruh kedua, namun Kolombia pun mempunyai banyak kesempatan emas untuk menciptakan gol di paruh kedua dan malahan pada saat kami tidak papat mendominasi pertandingan. Saya sudah merasa cukup puas terhadap penampilan para pasukan untuk hari ini dan saya harap mereka dapat berkembang lagi di pertandingan selanjutnya.” tutupnya


Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.