Home // Blog // Kalidou Koulibaly: Sarri Seperti ‘Orang Gila’

 

Kalidou Koulibaly mengungkapkan sangat mencintai Napoli. Rasa cinta tersebut tidak lepas dari momen kegilaan Maurizio Sarri. Koulibaly menghabiskan kebersamaannya bersama Sarri selama 3 tahun di Napoli. Di dalam kurun waktu itu, bek internasional Senegal tersebut menjadi andalan Sarri. Saat itu, Koulibaly meminta izin kepada pelatih berusia 60 tahun itu untuk ke rumah sakit karena sang istri mau melahirkan anak pertamanya.

Namun Sarri tidak mengizinkannya karena saat itu tim sedang berdiskusi mengenai taktik untuk menghadapi Sassuolo. Kemudian perdebatan antara keduanya pun terjadi.

“Bagian terbaik buatku adalah saat putraku lahir disini dan aku takkan pernah melupakan hari itu karena itu merupakan kisah gila yang meringkas segalanya mengenai Napoli” ucap Koulibaly.

“Istriku pergi ke rumah sakit pada pagi hari dan kami bermain menghadapi Sassuolo di kandang pada malam harinya. Kami sedang melakukan sesi analisis video dan ponselku terus bergetar. Aku biasanya mematikan ponselku, akan tetapi aku juga mengkhawatirkan istriku” lanjut bek berusia 28 tahun itu.

“Istriku menghubungiku 5 atau 6 kali. Pelatih kami ketika itu adalah Maurizio Sarri. Dia adalah seorang pria yang amat intens. Jadi aku tak mau menjawab. Pada akhirnyaaku berlari keluar dan mengangkat telepon dan istriku berkat, ‘Kamu mesti datang sekarang. Putra kita akan lahir’” sambung Koulibaly.

“Kemudian aku berkata kepada Sarri, ‘Tuan, aku minta maaf, akan tetapi aku mesti pergi saat ini juga! Anakku akan lahir! Sarri melihatku dan berkata, ‘Tidak, tidak, tidak. Aku memerlukanmu malam ini Koulibaly. Aku amat membutuhkanmu. Jadi kamu tak boleh pergi” tambah bek kelahiran Saint-Die-des-Vosges, 20 Juni 1991 itu.

Koulibaly pun berusaha memberikan penjelasan kepada Sarri jika itu merupakan momen kelahiran anak pertamanya. Pelatih kelahiran Napoli, 10 Januari 1959 itu pada akhirnya memberikan izin dengan syarat Koulibaly mesti kembali untuk tampil di pertandingan melawan Sassuolo.

“Aku tiba di rumah sakit pada siang hari dan terima kasih Tuhan, pada pukul 1.30, lahirlah seorang Neapolitan. Kami menamainya Seni. Itu merupakan hari paling bahagia di dalam hidupku. Pukul 4 sore, aku mendapatkan telepon dari Sarri. Orang ini… Anda mesti mengerti… karena dia gila. Aku mengatakan hal ini dengan maksud yang baik, namun dia gila! Dia mengatakan, ‘Koulibaly, apakah kamu akan kembali?! Aku amat membutuhkanmu untuk pertandingan malam ini! Tolong kembali!” sambung Koulibaly.

“Istriku masih sedang istirahat dan dia mungkin memerlukanku juga. Akan tetapi aku tak mau mengecewakan rekan setim karena aku amat mencintai mereka. Aku suka dengan kota Napoli. Akhirnya aku mendapatkan izin dari istri dan kemudian pergi ke stadion” lanjut pemain bernomor punggung 26 di Napoli itu.

“Jadi aku bersiap-siap untuk bermain dan Sarri datang ke ruang ganti dan memasang daftar susunan tim. Dan aku mencari-cari, nomorku kok tak ada disini. Aku berkata, ‘Tuan! Apakah kamu bercanda?’ dan dia berkata, ‘Apa? Itu merupakan pilihanku’” tambah Koulibaly.

“Dia menempatkanku di bench! Aku berkata, ‘Tuan! Anakku! Istriku! Aku pergi meninggalkan mereka! Anda mengatakan Anda membutuhkanku! Lalu dia berkata, ‘Ya, kami memerlukanmu di bangku cadangan’” jelasnya.

“Semua drama tersebut. Saat ini aku menjadi mengingatnya kembali dan aku jadi mau tertawa. Namun pada saat itu, aku mau menangis. Mungkin Anda berpikir ini merupakan cerita yang negatif. Akan tetapi buatku, kisah ini merupakan segalanya yang aku sukai tentang Napoli. Kalau aku mesti menjelaskannya, maka Anda takkan mengerti. Itu seperti mencoba menjelaskan lelucon” tutup Koulibaly.

Sarri sudah tidak melatih Napoli sejak musim panas 2018. Sarri pindah ke Chelsea dan saat ini akan menukangi Juventus.

0 Comments ON " Kalidou Koulibaly: Sarri Seperti ‘Orang Gila’ "

Comments are closed.

Made by AGENBET