Home // Blog // Manchester City Disebut Tak Punya Atmosfer Yang Spesial Dalam Liga Champions

Josep Guardiola disebut-sebut mulai fokus kedalam kompetisi Liga Champions untuk musim ini. Namun Manchester City dinilai masih memiliki tantangan yang berat di Etihad Stadium yang tak memiliki atmosfer yang dapat mendorong fokus mereka tersebut.

Dibawah kepelatihan Pep Guardiola, City telah berhasil menguasai kompetisi Premier League didalam dua musim yang terakhir. Ada tanda-tanda penurunan disaat awal musim ini yang dimana The Citizens tengah tertinggal sebanyak delapan angka dari Liverpool yang berada pada urutan kedua didalam delapan pertandingan pertama Premier League.

Namun terlepas dengan adanya krisis pada lini pertahanan City, ada aroma yang kental kalau City akan jauh lebih fokus dalam kompetisi Liga Champions pada musim ini. John Aldridge yang merupakan mantan penyerang klub Liverpool menyadari adanya sebuah gestur yang tidak biasa pada saat City menakluakn Dinamo Zagreb dengan skor 2-0 pada pertandingan matchday 2 kompetisi Liga Champions.

Sangat wajar kalau City berambisi untuk memenangkan kompetisi Liga Champions. Titel juara tersebut masih belum sekalipun berhasil mereka menangkan. Sedangkan titel yang masih dibutuhkan ialah melegitimasi status sebagai salah satu klub top di Eropa.

Akan tetapi Aldridge menilai akalu ada sesuatu yang masih kurang dari The Citizens untuk bisa meraih kesuksesan dalam kompetisi Eropa. Mereka juga tidak memiliki dorongan yang ekstra dari publik Etihad dikarenakan para fans masih belum mampu menciptakan atmosfer yang sangat spesial, sebagaimana yang dapat diberikan oleh para fans Liverpool saat di Anfield.

Liverpool merupakan tim tersukses dalam kompetisi Liga Champions yang dimiliki oleh Inggris dengan cacatan enam titel juara yang mereka miliki.

“Saya merasa kalau Guardiola sekarang ini lebih mengejar Eropa daripada kejayaan yang ada di domestik. Dengan perayaan yang dilakukan oleh City saat menaklukan Dinamo Zagreb dengan cara yang kurang meyakinkan pada kompetisi Liga Champions pekan lalu dan dia mengindikasikan kalau pandangannya sudah mengarah ke Eropa,” ujar Aldridge.

“Dia pada saat itu berjingkrak-jingkrat saat ada di tepi lapangan dan kemudian mendesak para fans City untuk menciptakan atmosfer kandang sama seperti apa yang dilakukan para fans untuk mendorong Liverpool menguasai Eropa pada saat musim lalu. Namun hal tersebut tidaklah terjadi.”

“Anfield juga pada malam pertandingan di Eropa itu membuat pengalaman yang unik dan coba saja semau mereka, sementara para fans tidak pernah mengulangi apa yang mereka lakukan di Etihad Stadium. Jadi tentunya mereka menghadapi sebuah tantangan yang sangat berat. Mereka tentunya perlu terus memberikan jalan agar dapat meraih kesuksesan andai mau menguasai Eropa,” tutupnya.

Seperti yang diketahui kalau City pada awal musim ini tampil tak terlalu bagus. Dalam delapan pertandingan yang mereka jalani hingga sekarang ini, The Citizens hanya mampu mengoleksi 16 angka setelah hanya mampu menang lima kali, satu kali imbang dan dua kali menelan kekalahan.

City bahkan hanya terpaut satu angka saja dari Arsenal yang terus membuntuti mereka di urutan keempat dan hanya bejarak 2 angka dari Leicester City, Chelsea dan Crystal Palace yang ada diurutan keempat, lima dan keenam tangga klasemen.

Meskipun baru memenangkan pertandingan melawan Wolverhampton Wanderer di akhir pekan yang lalu, namun City masih harus menjalani laga melawan Crystal Palace pada akhir pekan nanti. Andai kalah, City bukan hanya akan semakin ketinggalan dari Liverpool di kompetisi Premier League, mereka bahkan berkemungkinan akan terlempar keluar dari peringkat tiga besar di pekan ke sembilan nanti.

0 Comments ON " Manchester City Disebut Tak Punya Atmosfer Yang Sp... "

Comments are closed.

Made by AGENBET